2. Ganjar bertanya pada Prabowo
Tanya (Ganjar)
Masalah penghilangan aktivis tahun 1998, juga kasus lainnya, jika pak Prabowo jadi Presiden, apakah perlu di lakukan Penyelidikan dan Pengadilan HAM berat? Dan apakah masalah itu akan di selesaikan pak Prabowo?
Dengan agak emosi Prabowo menjawab, kenapa setiap elektabilitas Prabowo naik, soal pelanggaran HAM selalu di ungkit? Itu sangat tendensius, persoalan HAM itu sekarang di tangani oleh Cawapres paslon no.3 (Mahfud MD)
Penonton berteriak riuh menyambut jawaban Prabowo. Namun di tanggapi lagi oleh Ganjar; Pak Prabowo saya hanya tanya, apakah akan diperlukan Penyelidikan dan Pengadilan HAM? dan yang kedua apa perlu diselesaikan kasus ini?
Prabowo terdiam lagi saat Ganjar kick back jawaban Prabowo yang terkesan emosional.
Dalam debat Ganjar vs Prabowo, terlihat Ganjar lebih tenang dan Prabowo lebih emosional, terlihat juga Ganjar lebih cerdas dalam merespon jawaban Prabowo.
3. Anies bertanya pada Ganjar
Tanya(Anies):
Apa yang menjadi prioritas Pak Ganjar jika jadi presiden tentang masalah penegakan hukum, terkait kasus Kanjuruhan dan kasus KM50? Meski secara legalitas telah ada keputusan nya, namun belum memenuhi rasa keadilan masyarakat, apa tanggapan pak Ganjar?
Jawab(Ganjar):
Penegakan hukum yang sudah lama, sering kali di anggap selesai meski belum memuaskan para pihak, untuk itu terkait 2 kasus itu, jawabnya bisa dibuka kembali, dengan melakukan investigasi yang lebih lanjut dan ditujukan untuk mencari kebenaran.
Di jawab Anies, baik terima kasih. Namun itu perlu hal yang lebih konfrehensif lagi dalam penyelesaiannya yaitu dengan Penyelidikan dan penyidikan yang lebih netral dan menjunjung tinggi supremasi hukum karena negara ini adalah negara hukum, bukan negara kekuasaan, sehingga penyelesaian kasus itu secara legalitas akan memberikan rasa keadilan bagi masyarakat.

Dalam debat ini, baik Ganjar maupun Anies terlihat sepakat dalam isu Kanjuruhan maupun KM50, jadi argumen dan data nya bisa dikatakan seimbang.
Comment