Tonny Rosyid Nilai Prilaku Gibran di Debat Cawapres ke 2 Cukup Parah Soal Etika

Foto : Debat Cawapres 02,Gibran Raka Buming Raka Dinilai Berprilaku Tak Beretika saat Memberikan Jawaban ke Cawapres 02, Prof Mahfud MD

Jakarta, beritajejakfakta.id -Sejumlah analis politik menilai bahwa debat calon wakil presiden (cawapres) yang diselenggarakan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) pada Ahad (21/1/2024) semalam, Gibran Raka Buming Raka dinilai beretika tak pantas.

Pakar filsafat politik, Tonny Rosyid mengungkapkan, bahwa pada debat kedua cawapres, pernyataan Gibran dinilai cukup parah. Terutama soal etika.

Cawapres 02 itu seharusnya memahami bahwa masyarakat atau pemilih di Indonesia tidak hanya melihat aspek materil.

“Sebab pemilih rasional kita jumlahnya hanya 15 persen. Tapi pemilih konversikologis jumlahnya cukup besar hingga 85 persen. Jadi masyarakat tidak suka dengan calon pemimpin yang sombong, angkuh, sok, dan songong. Dan siapapun yang memiliki indikator itu pastinya tidak disukai oleh masyarakat,” jelas Tonny.

Meski pada debat sebelumnya cawapres 01 Muhaimin Iskandar dan cawapres 03 Mahfud MD terlihat kurang lepas dalam mengutarakan pendapatnya, namun debat semalam kedua aktivis NU itu dinilai banyak menguasai materi ketimbang cawapres 02 Gibran Rakabuming Raka.

Penampilan Cawapres dalam debat semalam sebagai panggungnya cawapres 01 Muhaimin Iskandar dan cawapres 03 Prof.Mahfud MD.

Komentar