oleh

Susno Duadji: Autopsi Ulang Jenazah Brigadir J, Bisa Menguak Tersangka Lain Selain Bharada E

Brigadir J terekam di kamera cctv

Jakarta, beritajejakfakta.id – Hampir 3 pekan Brigadir J alias Brigadir Yosua dinyatakan tewas dalam baku tembak di rumah Kadiv Propam Polri nonaktif, Irjen Ferdy Sambo.

Namun, hingga saat ini kasus tewasnya Brigadir J masih meninggalkan banyak kejanggalan.

Salah satunya adalah luka-luka yang dianggap tak wajar di tubuh jenazah Brigadir J.Untuk mengusut tuntas kasus ini, akhirnya autopsi ulang jenazah Brigadir J pun dilakukan oleh tim kedokteran forensik independen di RS Sungai Bahar, Jambi pada Rabu, 27 Juli 2022.

Menanggapi hal ini, mantan Kepala Badan Reserse Kriminal (Kabareskrim) Polri, Komjen (Purn) Susno Duadji ikut buka suara.

Melansir dari video yang tayang di kanal YouTube Susno Duadji pada 27 Juli 2022, ia mengatakan, autopsi ulang ini bertujuan untuk menjawab keragu-raguan publik.

Menurut Susno Duadji, ada dua kemungkinan mengenai hasil autopsi ulang jenazah Brigadir J.“Bisa sama, bisa berbeda, tergantung. Nantinya kita harus legowo menerimanya.

Pihak keluarga bersama masyarakat harus legowo menerima hasil yang dikeluarkan. Pihak penyidik dan Polri juga harus legowo karena masyarakat menganggap hasil yang pertama itu tidak atau kurang benar,” kata Susno Duadji.

Susno Duadji meyakini, hasil autopsi ulang jenazah Brigadir J akan lebih baik dan akurat.

Pasalnya, autopsi kedua ini dilakukan oleh pihak eksternal, yakni tim kedokteran forensik independen.Mengenai kemungkinan adanya proses pembusukan, mantan Kapolda Jawa Barat itu berharap jenazah Brigadir J lebih awet lantaran formalin yang diberikan ketika jenazah dikirim dari Jakarta.

Selain itu, menurutnya peti jenazah juga bisa memperlama proses pembusukan.

Komentar