Penumpang Panik Feri Penyeberangan Tenggelam di Dermaga Perigi Piai, Sambas

Daerah, Nasional703 Dilihat

Kab Sambas, berutajejakfakta.com – Kapal Motor Penyeberangan ( KMP Bili) di Dermaga Perigi Piai, Kabupaten Sambas, Tenggelam pada Sabtu (20/2/2021) pukul 13.50 WIB. Feri penyeberangan ini menjadi penghubung Kecamatan Tebas dengan Kecamatan Tekarang, Jawai, dan Jawai Selatan.

Detik-detik tenggelamnya kapal tersebut sempat terekam kamera warga di dermaga. KMP Bili yang sudah bersandar di dermaga, tampak miring hingga kemudian tumbang. Sejumlah warga yang menyaksikannya pun berteriak panik.

Satu di antara penumpang KMP Bili adalah sopir dumptruck, Agus Susanto. Saat kejadian, dia ada di kapal feri yang menyeberang dari Tebas ke Tekarang itu.

Diungkapkan Agus, awalnya dia dan penumpang lainnya biasa saja saat awal masuk ke kapal karena memang sudah sering menggunakan penyeberangan itu, untuk mengantarkan muatan LPA ke penimbunan yang ada di Kecamatan Tekarang.

“Sudah sering, dan awalnya tadi airnya masuk sedikit-sedikit, lalu semakin banyak. Saya bawa dumptruk bawa LPA, dan awalnya air masuk itu sedikit, kami tidak panik,” bebernya.

Namun kejadian semakin mencekam kata dia, setelah dalam kurun waktu lima menit mereka melihat ketinggian air di dalam kapal mencapai setinggi ban motor yang ada di dalam kapal.

Hal ini sontak membuat mereka panik, dan berusaha menyelamatkan diri mereka, dan barang-barang berharga yang mereka miliki. “Tapi dalam waktu lima menit airnya makin banyak, dan setelah kami melihat ban motor tenggelam itu yang buat kami panik,” bebernya.

Corporate Secretary PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Shelvy Arifin menyampaikan bahwa sesaat setelah kejadian ASDPCabang Pontianak segera melakukan koordinasi dengan regulator dan mitra kerja setempat, khususnya KSOP Kelas IV Sintete dan tim SAR untuk segera melakukan evakuasi para penumpang.

Kepala KSOP Kelas IV Sintete, Yuli Indrawanto menyatakan bahwa KMP Bili pasca langsung merespon insiden tersebut setelah mendapat laporan dengan menurunkan Quick Response Team (QRT).

Dilaporkan, saat mau bersandar di Dermaga Parigi Piai dan penumpang mulai turun, kapal miring dan tali putus sehingga terbalik.

Kepala KSOP mengatakan tidak ada korban jiwa, namun beberapa penumpang yang mengalami luka ringan. Semuanya langsung dievakuasi dan ditangani di Puskesmas Tekarang.

Shelvy menambahkan, saat ini ASDP bersama dengan seluruh tim tanggap darurat fokus di lapangan untuk memastikan keadaan keselamatan di lapangan, dan segera melakukan proses pengapungan KMP Bili. Pihak ASDP juga telah menghubungi PT Jasa Raharja, untuk memastikan hak asuransi dari penumpang.

“Kami memohon maaf atas insiden yang terjadi saat ini, adapun perkembangan informasi akan kami laporkan secara berkala. Dan terima kasih atas doa dan perhatian semua pihak,” tutur Shelvy. (red/tribun)

Komentar