Pembinaan dan Promosi UMKM Kunci Sukses Jadikan UMKM Berdaya Saing

Oleh : Rachmat Adiwibowo

Pegawai Balai Pengujian Mutu Barang, Direktorat Standardisasi dan Pengendalian Mutu, Kementerian Perdagangan

beritajejakfakta.id – Usaha Mikro Kecil Menengah atau UMKM adalah unit usaha terkecil yang dijalankan oleh masyarakat, seringkali UMKM dipandang sebelah mata oleh berbagai pihak.

Hal ini mungkin dikarenakan UMKM tersebut belum berhasil naik kelas menjadi produk- produk yang berkualitas dan mampu bersaing dengan produk – produk yang dihasilkan oleh perusahaan besar yang ada saat ini.

UMKM itu wajib memiliki multi talent, karena proses dari A sampai Z dikerjakan seorang diri, mulai dari pemilihan bahan baku, proses produksi, pengemasan, pemasaran, Transportasi, Sertifikasi dan perijinan, karena itu UMKM yang ingin maju harus bisa menguasai berbagai kemampuan tersebut.

Sederet multi talent yang harus dimiliki tersebut dikerjakan seorang diri, hal ini yang membuat UMKM menjadi lebih lambat untuk maju.

UMKM sebenarnya memiliki banyak produk – produk yang berkualitas dan rasa yang familiar di lidah masyarakat.

Disisi bisnis sebenarnya memiliki kesempatan yang besar juga untuk berhasil dan sukses meraih simpati konsumen.

Hal ini menjadi salah satu semangat dari para pelaku UMKM untuk terus berjuang meningkatkan kualitas produknya.

UMKM untuk dapat meraih sukses dalam meningkatkan kualitas produknya itu butuh pendampingan usaha dari berbagai pihak yang concern dan perhatian dalam bidang pengembangan UMKM.

Peran pemerintah dalam hal ini sudah cukup bagus namun dengan jumlah SDM terbatas yang dimiliki pemerintah berbanding jauh dengan pertumbuhan jumlah UMKM yang semakin pesat, namun belum berhasil mengangkat UMKM setinggi – tingginya menjadi produk yang berdaya saing.

PERMASALAHAN DAN HAMBATAN UMKM

UMKM memiliki 3 permasalahan utama dalam meningkatkan kualitas produk dan volume usahanya yaitu kurangnya pembinaan yang intensif, kurangnya akses promosi Produk UMKM dan kurangnya akses permodalan bagi UMKM yang bersifat lunak dan mudah didapatkan.

PENDAMPINGAN UMKM

Dalam hal ini akan coba kami paparkan beberapa hal yang dapat kita lakukan dalam proses pembinaan UMKM tersebut.

Berikut contoh pendampingan yang dibutuhkan UMKM yaitu kegiatan – kegiatan terkait teknik memasak yang baik dan menghasilkan produk yang berkualitas dan tentunya memiliki daya jual di tengah – tengah masyarakat.

Dengan memberikan pelatihan seperti ini akan membuat UMKM mendapatkan skill kemampuan dalam menghasilkan produk yang berkualitas dan memiliki daya jual yang baik serta menjadi momentum dalam menstandarisasikan kualitas produk UMKM satu dengan yang lainnya.

Sehingga memungkinkan UMKM dapat mensubkon produk yang dibuatnya untuk UMKM lainnya yang saat itu ada order permintaan yang melimpah.

Pendampingan dalam proses pembuatan/ pendaftaran Nomor Induk Berusaha (NIB), seperti kita ketahui banyak UMKM yang belum melek teknologi hal ini menjadi hambatan bagi mereka dalam mendapatkan NIB.

Jadi pendampingan dalam pembuatan NIB menjadi hal yang dapat kita lakukan untuk UMKM, yang outputnya bisa langsung mereka dapatkan saat itu juga.

Pendampingan Digitalisasi

UMKM Pendampingan dalam pelatihan teknik promosi di media social dan digitalisasi produk UMKM juga sangat penting untuk mereka kuasai.

Apalagi saat ini sasaran pembeli tidak hanya konsumen yang datang ke toko , warung atau pasar tapi konsumen yang sudah ada di media digital seperti Aplikasi Whatsapp, Instagram, tiktok dan sebagainya.

Jadi penguasaan media social bagi pelaku UMKM yang saat ini hidup di era 4.0 adalah hal wajib mereka kuasai untuk bisa mempromosikan produk UMKM.

Bazaar UMKM adalah event yang rutin diperlukan UMKM untuk menyatakan eksistensinya di tengah masyarakat, karena itu bazaar perlu dikelola dengan baik oleh stakeholder yang ada di masyarakat seperti forum masyarakat, komunitas UMKM, organisasi UMKM dan bahkan dikelola oleh pemerintah daerah seperti kelurahan atau kecamatan.

Selain menghidupkan roda ekonomi di daerah setempat, juga sebagai ajang UMKM menyapa warga masyarakat dan bahkan bisa menjadi salah satu sektor wisata lokal.

Penyediaan outlet produk UMKM itu juga sebaiknya bisa diupayakan oleh pemerintah di tingkat daerah masing – masing, bisa tingkat kelurahan lebih baik atau minimal bisa ada 1 outlet di tingkat kecamatan.

Berikut ini contoh outlet produk UMKM yang ada di kelurahan Teluk Pucung, Bekasi Utara, Kota Bekasi.

Sisi promosi UMKM juga sangat penting untuk bisa diupayakan maksimal oleh pemerintah, karena ini merupakan sisi lemah UMKM yang perlu dibantu pihak pemerintah.

Outlet UMKM ini bisa berupa koperasi yang berbadan hukum, jadi secara legal hukum menjadi badan usaha resmi yang dimiliki pemerintah ataupun masyarakat.

Promosi produk UMKM juga bisa di upayakan dalam bentuk katalog produk, pendampingan dalam hal promosi ini sangat perlu dilakukan secara berkelanjutan karena banyaknya produk UMKM yang digali dari setiap UMKM, makin beragamnya olahan produk UMKM maka akan lebih banyak program promosi yang harus diperjuangkan.

Tujuannya agar informasi produk ini bisa tersampaikan secara luas ke tengah – tengah masyarakat yang merupakan calon konsumen dari produk produk UMKM.

Pembinaan UMKM bisa dilakukan dalam banyak hal terutama dalam hal promosi yang merupakan titik lemah dari UMKM, dimana UMKM hanya bisa fokus dalam memproduksi produk namun sangat lemah dalam hal promosi.

Karena itu langkah pemerintah dalam membantu dalam sisi promosi sangat dinantikan oleh para pelaku UMKM, seperti misalnya pemerintah memfasilitasi promosi melalui media cetak dan media elektronik seperti radio dan Televisi.

Karena belum cukup banyak media elektronik yang cukup “concern”untuk bisa membantu mempromosikan produk UMKM.

Upaya yang bisa juga dilakukan dalam mempromosikan produk UMKM yaitu dengan menampilkan produk UMKM dalam kalender tahunan, yang mungkin nanti bisa diedarkan di berbagai instansi atau disebar di tengah – tengah masyarakat.

Dengan rutin kita mempromosikan produk UMKM ini memberikan kesempatan yang luas kepada produk UMKM bisa lebih dikenal di masyarakat dan memiliki daya beli yang baik.

KESIMPULAN

Pembinaan UMKM itu adalah kunci dalam membuat UMKM bisa memiliki daya saing di tengah tengah masyarakat, dengan melakukan berbagai pembinaan dan pendampingan.

Promosi juga merupakan faktor penting yang harus diupayakan Pemerintah secara serius bila ingin produk UMKM bisa tampil menjadi produk yang bisa dikenal masyarakat dan memiiki daya beli yang kuat.

Komentar