Ketum Brafo AMIN Rendra Amirin : Bawaslu Jangan Jadi Singa Ompong Harus Tegas ke Oknum Perusak dan Pencekal APK Paslon AMIN  

Foto : Ketua Umum (Ketum) Barisan Relawan For AMIN (Brafo AMIN), Rendra Amirin

Kota Bekasi, beritajejakfakta.id – Ketua Umum (Ketum) Barisan Relawan For AMIN (Brafo AMIN), Rendra Amirin menyayangkan sikap para pengecut dan vandalisme kepada pihak -pinak yang menghalangi dan merusak Alat Peraga Kampanye (APK) Pasangan Calon Presiden Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar (AMIN) di beberapa wilayah di Indonesia. 

Menurut Rendra, tindakan perusakan baliho, spanduk dan banner oleh pihak pihak yang tak bertanggung jawab harus ditindak tegas dan menuntaskan kasus ini sampai ke ranah hukum. 

” Sikap pengecut dan Vandalisme merusak demokrasi dan Pemilu harus ditindak tegas oleh Bawaslu dan Gakumnya, ” tegasnya, saat ditemui di Markas Brafo AMIN di Kota Bekasi. 

Rendra mengkhawatirkan adanya tindakan Terstruktur Sistematis dan Masif TSM) oleh pihak -pihak yang mengancam demokrasi dan Pemilu menjadi rusak. 

Apalagi berita terbaru adanya pencekalan penayangan videotron kampanye Anies Baswedan dan perobekan baliho yang dilakukan secara sepihak diantaranya di Jakarta dan Kota Bekasi. 

” Bawaslu RI maupun Bawaslu di daerah jangan jadi “singa ompong” ,  bekerjalah sesuai dengan sumpah dan tupoksinya yang sudah diatur oleh perundang-undangan. Jangan karena  ada tekanan -tekanan yang membuat Bawaslu jadi “lembek”, ungkapnya.

” Rasa keadilan harus dirasakan oleh semua Paslon Capres dan Cawapres, jangan ada kesan berat sebelah, ” ucapnya, Jumat (19/01/2024). 

Komentar