oleh

IPW Desak Polisi Adanya Dugaan Pidana TNKB Palsu yang Digunakan Warga Sipil

-Nasional-494 Dilihat

Jakarta, beritajejakfakta.id – Ketua Indonesia Police Watch (IPW) Sugeng Teguh Santoso mendesak polisi memproses dugaan pidana terkait dengan tindakan pemakaian tanda nomor kendaraan bermotor (TNKB) palsu yang diduga guna mengelabui pihak debt collector lantaran mobil yang dipasang plat nomor khusus mobil dinas kepolisian itu menunggak angsuran.

Menurut Teguh, kasus pemalusan TNKB itu merupakan tidak pidana. Untuk itu pihak kepolisian harus memeriksa pelakunya, dan harus diminta pertanggungjawaban secara hukum.

“Pemalsuan TNKB itu merupakan tindak pidana. Kami mendesak pihak kepoilisian segera melakukan penyidikan terhadap pelaku pemalsuan TNKB tersebut,” ujar Sugeng kepada Harian Nasional, Rabu (25/5/202).  

Teguh menegaskan, pelaku tindak pidana pemalsuan TNKB dapat dijerat dengan hukum pidana berdasarkan pasal 263 jo pasal 266 KUHP dengan ancaman hukuman 6 tahun penjara dan Jo  pasal 280 jo pasal 288 Undang-Undang  Lalu Lintas dengan ancaman hukuman 2 tahun penjara,” tandasnya.

Komentar