GMIB dan Taswin Datangi Inspektorat DKI Jakarta, Soal Dugaan Ijazah Palsu

Daerah, Metropolitan848 Dilihat

Kota Bekasi, beritajejakfakta.com – Gerakan Mahasiswa Indonesia Bersatu (GMIB) bersama Taswin mendatangi Inspektorat Propinsi DKI Jakarta menindaklanjuti surat laporan terkait dugaan pemalsuan ijasah no. 01….oc oh 0567964 tahun 1985 di SMA N 52 Jakarta, Selasa(22/6/2021).

Menurut Taswin kedatangannya bersama Ali Hasan ke Inspektorat untuk meminta hasil pembuktian formil ke Inspektorat soal legalitas Ijazah palsu yang dipalsukan di SMA N52 yang menyeret nama Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi.

” Namun saat ini Inspektorat DKI sedang Lockdown, kami pun tidak bisa menemui pejabat Inspektorat,” terangnya.

Kedatangan perwakilan GMIB dan Taswin ke Inspektorat DKI Jakarta, melanjutkan soal demo beberapa waktu lalu yang juga menyoroti soal adanya dugaan penggunaan ijasah palsu yang ramai diperbincangkan.

Korlap GMIB , Ali Hasan mengatakan dengan dalih asas praduga tak bersalah untuk mencari sebuah kepastian hukum dalam hal tersebut, maka kami meminta Mendagri maupun pihak berwajib lainnya untuk memberikan sebuah ultimatum kepada pejabat daerah yang diduga melakukan tindakan yang tidak seharusnya dilakukan oleh seorang pejabat.

“Publik harus secepatnya mengetahui tentang kejelasan dari dugaan penggunaan ijasah palsu wali kota bekasi tersebut. Jangan biarkan dugaan ini berlarut larut jika dibiarkan sudah barang tentu mosi ketidakpercayaan rakyat terhadap pemerintah akan hilang,” tegasnya.

Lanjut Ali Hasan berdasarkan pemantauan GMIB, dirinya menilai ada kejanggalan dalam hal tersebut. Kami meminta kepada semua pihak yang tahu menahu tentang kejelasan dugaan penggunaan ijasah palsu Wali Kota untuk memberikan penjelasan dengan melampirkan bukti yang jelas adanya dugaan ijasah palsu tersebut. (red)

Komentar