oleh

Dua kali Gempa di Banten Guncangannya Terasa sampai di Jakarta dan Bekasi

Jakarta, beritajejakfakta.id  – Gempa susulan kembali mengguncang Jakarta dan Bekasi yang sebelumnya sudah terjadi gempa pada pukul 16.05 wib dengan kekuatan gempa M 6,7, Jumat (14/1/2021). 


Lokasi gempa ada di koordinat 7.01 Lintang Selatang, 105.26 Bujur Timur atau 52 km BaratDaya Sumur, Banten.


Guncangannya dirasakan warga terutama yang berada di gedung bertingkat dan lampu lampu bergoyang membuat sebagian masyarakat berhamburan ke luar gedung.

Gempa kedua kalinya terjadi pada pukul 16.40 wib dan pusat gempa masih sama, yaitu di Sumur, Banten, dengan kekuatan M 5,7.

“5,7 susulan,” kata Kepala Pusat Seismologi Teknik, Geofisika Potensial, dan Tanda Waktu BMKG, Rahmat Triyono kepada wartawan, Jumat (14/1/2022).

Guncangan gempa susulan ini kembali terasa di gedung tinggi Jakarta. Di gedung tinggi wilayah Tendean, Jakarta Selatan, terasa guncangan beberapa detik.

Kata Badan Metereologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG),Rahmat Triyono kepada wartawan, Jumat (14/1/2022).
gempa yang mengguncang Jakarta ini berpusat di 52 km barat daya Sumur, Banten.

Pusat gempa ada di koordinat 7.01 Lintang Selatan dan 105.26 Bujur Timur. Kedalaman pusat gempa adalah 10 km.

Tak berpotensi tsunami, gempa kuat yang mengguncang Jakarta berpusat di Banten dengan kekuatan magnitudo 6,7. Gempa susulan M 5,7 selanjutnya juga tidak berpotensi tsunami.”Tidak berpotensi tsunami #BMKG,” demikian keterangan BMKG.

Hingga pukul 16.40 WIB, hasil monitoring BMKG menunjukkan adanya 2 aktivitas gempa bumi susulan (aftershock) dengan magnitudo M 3,7 dan M 3,5.Pukul 16.49 WIB, gempa susulan terjadi. Gempa kali ini berkekuatan M 5,7.


Imbauan BMKG

Terkait gempa M 6,7 tak berpotensi tsunami di Sumur, Banten, BMKG mengeluarkan sejumlah rekomendasi.

Masyarakat terdampak gempa diminta tetap tenang.”Kepada masyarakat di lokasi terdampak dihimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya,” kata BMKG.

Agar menghindari dari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa. Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal Anda cukup tahan gempa, ataupun tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yang membahayakan kestabilan bangunan sebelum Anda kembali ke dalam rumah,” kata BMKG.(Red/detik.com)

Komentar